Npm:16511088
Kelas: 4PA07
INFORMASI
Kata informasi berasal dari
kata Perancis kuno informacion (1387) yang diambil dari bahasa Latin
informationem yang berarti garis besar, konsep atau ide-ide. Informasi adalah
pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order
sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan
pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Sumber informasi adalah
data. Informasi diperoleh setelah data-data mentah diproses atau diolah.
Selain
definisi di atas, beberapa ahli juga mencoba mendefinisiskan informasi. Berikut
definisi sistem menurut para ahli:
|
Pengertian
Informasi
|
|
|
|
|
Informasi mempunyai ciri-ciri sebagai berikut
(Sabarguna, 2003):
|
|
|
|
|
|
Sedangkan menurut
Gordon B. Davis (2002), informasi, dalam lingkup sistem informasi, memiliki
beberapa ciri:
|
|
|
|
|
|
Kriteria
Informasi
1. Akurat
2. Relevan
3. Tepat waktu
4. Ekonomis
5. Efisien
6. Dapat
dipercaya
Fungsi
Informasi
Untuk
mengurangi ketidakpastian didalam proses pengambilan keputusan tentang suatu
keadaan. Selain itu, informasi juga berguna untuk memberikan suatu dasar
kemungkinan untuk menanggapi seleksi kepada pengambilan keputusan. Fungsi
informasi tidak mengarahkan pengambilan keputusan mengenai apa yang harus
dilakukan, tetapi mengurangi keanekaragaman dan ketidakpastian untuk mengambil
suatu keputusan yang baik (Moekijat,1991).
Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin
yaitu systema dan dari bahasa Yunani
yaitu sustema. Sistem adalah suatu
kesatuan yang terdiri dari kompoen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk
memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering
dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, dimana
suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Pada
prinsipnya, setiap sistem selalu memiliki 4 elemen :
- Objek : dapat berupa bagian, elemen, ataupun variabel.
- Atribut : menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya
- Hubungan internal : berada diantara objek – objeknya
- Lingkungan : tempat dimana sistem berada.
Sistem informasi
Sistem informasi yaitu suatu
sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan dan
juga untuk menjalankan operasional perusahaan, di mana sistem tersebut
merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur
yang tergorganisasi. Biasanya suatu perusahan atau badan usaha menyediakan
semacam informasi yang berguna bagi manajemen.
System informasi menurut para ahli:
Menurut
Mc leod, Sistem Informasi merupakan sistem yang mempunyai kemampuan untuk
mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk
menampilkan informasi
Menurut
Tata Sutabri, S.Kom., MM Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam
suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang
mendukung fungsi organisasi yang bersifat manajerial dalam kegiatan strategi
dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan
laporan – laporan yang diperlukan.
Menurut Erwan
Arbie, Sistem informasi adalah sistem di dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, membantu dan mendukung kegiatan
operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu mempermudah
penyediaan laporan yang diperlukan.
Menurut Tafri
D. Muhyuzir, Sistem informasi adalah data yang dikumpulkan, dikelompokkan
dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah satu kesatuan informasi yang
saling terkait dan saling mendukung sehingga menjadi suatu informasi yang
berharga bagi yang menerimanya.
Menurut
O’Brien, sistem informasi adalah
suatu kombinasi terartur apapun dari people (orang), hardware (perangkat
keras), software (piranti lunak), computer networks and data communications
(jaringan komunikasi), dan database (basis data) yang mengumpulkan, mengubah
dan menyebarkan informasi di dalam suatu bentuk organisasi.
Sumber:
Mcleod, Raymond, 2001, Sistem Informasi Manajemen, Jakarta, PT. Prenhallindo.
Pengertian
psikologi
Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam
hubungan dengan lingkungannya. Menurut asal katanya, psikologi berasal dari
bahasa Yunani Psyche yang berarti jiwa dan logia yang berarti
ilmu. Secara etimologis, psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari
tentang jiwa. Jiwa secara harfiah berasal dari perkataan sansekerta JIV
yang berarti lembaga hidup atau daya hidup. Oleh karena itu, jiwa merupakan
pengertian yang abstrak, tidak bisa dilihat dan belum bisa diungkapkan secara
lengkap dan jelas.
Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius, dilengkapi oleh biologi dan ilmu
saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan
antropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Beberapa kajian ilmu
psikologi diantaranya adalah :
1.
Psikologi
perkembangan
Adalah bidang studi psikologi yang
mempelajari perkembangan manusia dan faktor – faktor yang membentuk perilaku
sejak lahir sampai lanjut usia. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan
psikologi sosial.
2. Psikologi sosial
Mempunyai 3
ruang lingkup yaitu :
· Studi tentang
pengaruh sosial terhadap proses individu
· Studi tentang
proses-proses individual bersama
· Studi tentang
interaksi kelompok
3.
Psikologi
kepribadian
Adalah bidang studi
psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
4.
Psikologi
kognitif
Bidang studi
psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi.
- Basuki, A. M. Heru.
(2008). Psikologi umum. Depok: Universitas Gunadarma.
Sistem Informasi Psikologi
Dari
penjelasan mengenai pengertian dari sistem, informasi, dan psikologi diatas,
dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang
menyediakan informasi-informasi yang berkaitan dengan ilmu psikologi yang dapat
dijadikan untuk meningkatkan penguna dalam pengambilan suatu keputusan terhadap
penelitian, perencana, dan pengelolaan. Contoh dari sistem informasi psikologi
yang berbasis komputer adalah situs theinkblot.com. Pada situs ini, terdapat
penyajian tes Rorschach online. Psikologi sendiri berbicara tentang manusia.
jika digabungkan, sistem informasi psikologi mencangkup : Hardware, Software,
People, Procedurs , Data dan manusia. Hardware dan software sebagai mesin
sedangkan prosedur dan manusia sebagai pelaku, Dan data berfungsi sebagai
jembatan dari keduanya. Sistem informasi bisa dimanfaatkan oleh pelaku
psikologi untuk membantu mereka saat penghitungan skor dalam beberapa tes
psikologi.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar